Balikpapan — Upaya peningkatan mutu dan keamanan pangan terus digencarkan oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Balikpapan. Kali ini, BPOM hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi pelaku Usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Rabu (6/8).
Kegiatan yang diikuti sekitar 40 pelaku usaha IRTP ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya Informasi Nilai Gizi pada produk pangan olahan. Dalam pemaparannya, Indah Widiarini, S.Farm., Apt, dari Balai POM Balikpapan menekankan bahwa pencantuman nilai gizi tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga berperan sebagai bentuk perlindungan konsumen.
"Informasi Nilai Gizi adalah bagian penting dalam edukasi konsumen. Dengan informasi ini, masyarakat dapat memilih produk pangan yang lebih sehat dan aman," ujarnya.
BPOM Balikpapan berharap, melalui penyuluhan ini, pelaku usaha IRTP dapat semakin siap dan mandiri dalam menerapkan pencantuman Informasi Nilai Gizi yang sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya layak edar, tetapi juga berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung pertumbuhan usaha pangan lokal yang sehat dan bertanggung jawab.