Penajam Paser Utara - Balai POM di Balikpapan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Desa Pangan Aman di Kelurahan Pemaluan pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Pemaluan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sadar dan peduli terhadap keamanan pangan.
Kegiatan diikuti oleh perwakilan lintas sektor, antara lain Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Penajam Paser Utara, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara, Badan Perencanaan, Penelitian Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Kelurahan Pemaluan.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Indah Widiarini, S.Farm., Apt., menyampaikan hasil pelaksanaan Program Desa Pangan Aman di Kelurahan Pemaluan Tahun 2026. Beberapa rangkaian kegiatan yang telah terlaksana di antaranya Advokasi Terpadu Program Nasional dan Kabupaten/Kota Pangan Aman, Forum Konsultasi Publik, Pencanangan Zona Integritas Balai POM di Balikpapan Tahun 2026, Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa, serta Bimbingan Teknis Komunitas Desa.
“Program Desa Pangan Aman di Kelurahan Pemaluan telah berjalan melalui berbagai tahapan, mulai dari advokasi terpadu, forum konsultasi publik, pelatihan kader keamanan pangan desa, hingga bimbingan teknis kepada komunitas desa. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami berharap rencana aksi yang telah disusun dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor, sehingga masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap pentingnya pangan yang aman dan sehat,” ujar Indah Widiarini, S.Farm., Apt.
Selain itu, Bapak Khoirul Anwar menyampaikan Dokumen Program Keamanan Pangan Kelurahan Pemaluan yang memuat dokumen pendukung, rencana aksi, serta langkah strategis dalam memperkuat implementasi keamanan pangan di tingkat kelurahan. Melalui pemaparan ini, diharapkan program keamanan pangan dapat berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan melibatkan peran aktif berbagai pemangku kepentingan.
Sesi diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari peserta. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain pentingnya edukasi masyarakat terkait konsumsi gula, garam, dan lemak secara bijak, pembinaan keamanan pangan bagi pelaku UMK, serta perlunya penguatan kerja sama lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan rencana aksi keamanan pangan. Kelurahan Pemaluan juga diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pelaksanaan Program Desa Pangan Aman di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Dokumen Program Keamanan Pangan Kelurahan Pemaluan oleh Lurah Pemaluan, Bapak Azanata Darussalam, S.STP. Penandatanganan ini menjadi simbol dukungan bersama dalam pelaksanaan rencana aksi keamanan pangan yang telah disusun. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan dalam pelaksanaan Program Desa Pangan Aman.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Balikpapan mendorong penguatan edukasi keamanan pangan kepada masyarakat serta peningkatan sinergi lintas sektor agar Program Desa Pangan Aman di Kelurahan Pemaluan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.