Balai POM di Balikpapan Berikan Edukasi Informasi Nilai Gizi kepada Pelaku IRTP

05-08-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 54 kali

Balikpapan - Sekitar 30 pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) mengikuti kegiatan Penyuluhan Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan di Hotel Pacific Balikpapan, Rabu, 5 Agustus 2026. Kepala Balai POM di Balikpapan, Gerson Pararak, S.Si., Apt., M.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Materi yang disampaikan berfokus pada Informasi Nilai Gizi (ING) serta praktik penyusunan ING pada label pangan. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencantuman informasi nilai gizi sebagai bagian dari informasi yang membantu konsumen mengenali kandungan gizi suatu produk pangan.

Dalam pemaparannya, Gerson Pararak menjelaskan unsur-unsur yang perlu diperhatikan dalam penyusunan Informasi Nilai Gizi, termasuk penentuan takaran saji, jumlah sajian per kemasan, serta pencantuman kandungan zat gizi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “Label bukan hanya bagian dari kemasan, tetapi juga menjadi sumber informasi bagi konsumen. Informasi Nilai Gizi (ING) perlu disusun dengan benar agar konsumen mendapatkan informasi yang jelas mengenai kandungan gizi produk yang akan dikonsumsi,” ujar Gerson Pararak.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti praktik penyusunan ING pada label. Melalui sesi praktik tersebut, pelaku usaha IRTP dapat memahami secara langsung bagaimana informasi nilai gizi disusun dan ditempatkan pada label produk sehingga lebih mudah diterapkan pada produk masing-masing. Selama sesi berlangsung, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai hal yang ditemui dalam penyusunan label, terutama terkait penentuan informasi yang harus dicantumkan dan cara menyajikan Informasi Nilai Gizi dengan tepat.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelaku IRTP lebih memahami ketentuan pelabelan pangan sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menyusun Informasi Nilai Gizi pada produknya. Pemahaman yang baik mengenai label juga akan membantu pelaku usaha menyiapkan produk yang lebih siap dipasarkan dan memenuhi ketentuan.

Sarana