Balikpapan, 24 Juni 2025 — Dalam rangka meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap standar Cara Produksi Kosmetik yang Baik (CPKB), Balai Pengawas Obat dan Makanan di Balikpapan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) CPKB secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Selasa (24/06).
Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha kosmetik, khususnya pelaku UMKM, serta pihak-pihak terkait dari wilayah kerja Balai POM di Balikpapan. Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kesiapan pelaku industri kosmetik dalam memenuhi standar mutu dan keamanan produk yang dipersyaratkan oleh regulasi nasional.
Kepala Balai POM di Balikpapan, Gerson Pararak, S.Si., Apt., M.H., dalam sambutannya menegaskan komitmen Balai POM di Balikpapan dalam memberikan pendampingan terhadap pelaku usaha, terutama UMKM. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan organisasi profesi dan pemangku kepentingan lainnya, dalam mendorong kesadaran akan pentingnya sarana produksi yang sesuai dengan ketentuan CPKB.
"Balai POM di Balikpapan terus berupaya mendampingi pelaku usaha kosmetik agar mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan. Edukasi dan pendampingan seperti ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan sektor UMKM," ujar Gerson.
Dalam sesi Bimtek, peserta dibekali materi terkait persyaratan dan prosedur sertifikasi CPKB, cara menyusun denah fasilitas produksi kosmetik, hingga penerapan prinsip-prinsip CPKB dan prosedur notifikasi produk kosmetik. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan aplikatif agar mudah dipahami serta diterapkan oleh para peserta.
Dengan semangat edukatif dan kolaboratif, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Balai POM di Balikpapan dalam mendukung tumbuh kembangnya industri kosmetik lokal yang berdaya saing tinggi. Di sisi lain, Balai POM tetap menjunjung tinggi perlindungan konsumen sebagai prioritas utama melalui pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan.